Ternate, Maluku Utara – Fenomena sejumlah siswa SMA di Kota Ternate yang masih mengenakan seragam sekolah dan bermain game di Playstation (PS) di luar jam pelajaran beberapa waktu lalu, tidak bisa hanya pihak kepolisian dan sekolah yang menangani. Tetapi butuh kerja sama lintas sektor.
Ketua Umum Ikatan Konseling Maluku Utara (IKMU), Ikhwanul Kiram yang akrab disapa Iki, menegaskan bahwa masalah ini merupakan bagian dari kenakalan remaja dan tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat penegak hukum dalam hal ini kepolisian maupun pihak sekolah. Menurutnya, penanganan harus melibatkan kerjasama lintas sektor.
“Harus ada kerja sama antara pemerintah kota, dinas pendidikan, sekolah, kepolisian, hingga pihak kelurahan untuk menjadi payung kontrol terhadap lingkungan,” ujar Iki kepada wartawan Haliyora.id, Sabtu (26/04/2025).

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!