Skandal BPRS ‘Macet’ di Kejari Halsel, Kejati Maluku Utara Didesak Ambil Alih Kasus

Ternate, Maluku Utara – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara kembali dikepung para demonstran yang berasal dari Forum Strategis Pembangunan Sosial (Fores) Maluku Utara. 

Massa aksi Fores terlihat mendatangi kantor Kejati menggunakan sebuah mobil truk yang dilengkapi sound system dan beberapa spanduk sekitar pukul 14.10 Wit, Senin (10/3/2025). 

Mereka melakukan aksi demo untuk menuntut Kejati Maluku Utara mengusut tuntas kasus skandal kredit macet Bank Saruma yang ditangani Kejari Halmahera Selatan. Bahkan mereka menilai saat ini Kejari tak punya taring. 

BACA JUGA  Wagub Malut Perintahkan OPD Kebut Laporan Keuangan Jelang 'Deadline'

“Kami menyoroti dugaan dan indikasi kuat terjadi praktik korupsi yang diduga melibatkan beberapa oknum pejabat Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan,” kata Sandi selaku Korlap. 

Sandi menyebutkan pihaknya fokus terkait kasus kredit BPRS Saruma Halsel karena sudah lama ditangani namun tak kunjung ada kepastian hukum, padahal kasus ini merugikan keuangan negara. “Dugaan dan indikasi korupsi Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Saruma (BPRS) di Halmahera Selatan merugikan keuangan negara dengan nilai yang fantastis,” tegas Sandi Usman. 

BACA JUGA  Kejati Maluku Utara Jajaki Kerjasama dengan BPVP dan PT ANTAM, Ini Tujuannya 
chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah