Bambang menyebutkan, Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) dan Halmahera Selatan (Halsel) menjadi kontributor terbesar dalam realisasi investasi yang tumbuh positif selama tiga tahun berturut-turut dari tahun 2021 sampai 2023.
“Realisasi investasi berdasarkan 7 Sektor usaha di 2024 terbesar di sektor utama yaitu Industri logam dasar, energi, dan properti menjadi sektor-sektor dominan. Sedangkan sektor yang berkembang itu industri logam dasar investasi terbesar di Halmahera Selatan (Halsel) dan Halmahera Tengah (Halteng). Energi listrik, gas, dan air mengalami peningkatan investasi yang signifikan juga dengan nilai sebesar Rp.7,51 triliun. Sedangkan dari sektor pertambangan juga meningkat sebesar 86,25 persen. Sedangkan sektor yang mengalami penurunan yaitu, industri kayu terjadi penurunan signifikan pada tahun 2024,” kata Bambang.
Investasi berdasarkan negara, kata dia, investor terbesar berasal dari negara Singapura sebesar Rp 33,15 triliun, diikuti oleh Hongkong dan China, dengan fokus pada sektor pertambangan, sedangkan investasi domestik Indonesia PMDN juga memberikan kontribusi signifikan terutama di sektor energi. (RS/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!