“Karena itu perhitungan target investasi ini didasarkan pada rata-rata capaian realisasi investasi selama 2 tahun terakhir dan digunakan sebagai acuan untuk menetapkan nilai target kumulatif yang diharapkan untuk Provinsi Maluku Utara. Namun demikian, capaian tersebut belum sepenuhnya menggambarkan kondisi riil di masing-masing lokasi investasi, mengingat masih terdapat faktor-faktor lain yang perlu dikaji lebih mendalam di setiap Kabupaten Kota,” tuturnya.
Oleh karena itu, lanjut Bambang, analisis lebih lanjut perlu dilakukan untuk memahami potensi dan tantangan yang dihadapi oleh masing-masing wilayah dalam mencapai target investasi.
Halteng dan Halsel Punya Kontribusi Besar 3 Tahun Terakhir
Ia juga mengungkapkan, perkembangan Investasi dari tahun 2021-2024 terdapat peningkatan yang signifikan pada tahun 2022 dan 2023, hanya saja terjadi sedikit penurunan pada tahun 2024.
Untuk tahun 2021 nilai realisasi investasi sebesar Rp 43,83 triliun, kemudian tahun 2022 sebesar Rp 67,81 triliun. Terjadi kenaikan sebesar 54,7 persen. Tahun 2023 sebesar Rp 80,87 triliun, mengalami kenaikan sebesar 19,2 persen. Sedangkan tahun 2024 sebesar Rp 75,02 triliun mengalami penurunan 7,24 persen.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!