“Di sanakan kalau beliau sering buang air kecil, kalau kita keluarga itu siaga, tapi kalau di Rutan itu tidak sama, kadang buang air kecil di tempat tidur, jadi setelah dibawa dari Rutan ke sini itu beliau gatal-gatal, kan disana tidak ada yang lihat, siapa yang lihat, siapa yang bersih-bersih beliau, jadi setelah dibawa ke sini kita kasih bersih dulu, kondisi begini selalu berulang,” kata Thoriq.
Thoriq berharap AGK dapat dirawat di rumah sesuai anjuran dokter, akan tetapi berdasarkan perkara yang dihadapi maka tidak diperbolehkan. Thoriq mengaku pihak keluarga juga belum mengetahui jalan keluarnya agar AGK bisa dirawat di rumah. “Sementara ada sidang yang nanti dijalani yaitu sidang TPPU dan saya rasa beliau sudah tidak bisa menjawab sebagai terdakwa kasus TPPU,” tutupnya. (Mg04/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!