Pengakuan itu viral melalui video rekaman yang berhasil diperoleh awak media. Sedikitnya ada 7 video pengakuan para tersangka yang direkam dengan durasi waktu berbeda-beda. Dari keterangan para tahanan, sebelum mendapat perlakukan tersebut mata mereka ditutup kemudian dipukul hingga membuat mereka tak berdaya.
Salah satu tersangka berinisial DW, mengungkapkan bahwa setelah dilakukan penangkapan oleh polisi, para terduga kemudian dianiaya layaknya binatang.
“Sangat miris sekali, tangan, mata dan kaki kita diikat pakai lakban lalu dipukul pakai tangan dan kabel hingga sekujur tubuh kami tak berdaya,” ungkap DW, satu dari empat tersangka dalam video viral itu.
DW mengungkapkan, ketika matanya ditutup, dirinya sempat menguntit pembicaraan oknum polisi bahwa mereka (polisi) dibayar oleh pemilik toko. Meski begitu, dirinya tidak mengenal siapa oknum polisi tersebut. “Saat itu saya dengar pembicaraan anggota katanya enak juga kasus ini kita dapat duit Rp 25 juta,” kata DW meniru ucapan oknum polisi.
Kepada wartawan, DW mengatakan mereka dipaksa oleh oknum polisi untuk mengakui perbuatan yang tidak mereka lakukan. Bahkan oknum polisi yang diduga menganiaya para tahanan ini mengiming-imingi uang Rp 5 juta agar keempatnya mengakui perbuatan mereka.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!