Kasus ini semakin diperburuk dengan laporan bahwa setelah perintah aborsi dan tidak punya itikad baik tersebut, JH dikabarkan memutus kontak dengan korban. Korban dan keluarganya pun merasa terkhianati dan mendesak institusi kepolisian untuk memberikan keadilan dalam kasus ini.
Pihak keluarga korban menilai tindakan ini tidak hanya mencerminkan kelalaian moral, tetapi juga melanggar nilai-nilai kemanusiaan dan hukum. “Kami ingin keadilan ditegakkan. Aparat penegak hukum seharusnya menjadi contoh, bukan justru melakukan tindakan yang memalukan seperti ini,” ujar salah satu anggota keluarga korban.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian belum memberikan pernyataan resmi terkait kasus ini. Publik mendesak institusi kepolisian untuk mengusut tuntas dugaan pelanggaran ini dan memberikan sanksi tegas kepada oknum yang bersangkutan, jika terbukti bersalah.
Kasus ini menjadi pengingat akan pentingnya integritas dan moralitas, terutama bagi aparat yang dipercaya menjaga keamanan dan keadilan masyarakat. (RJ/Red1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!