Bawaslu Halmahera Utara Didesak Panggil Kepala Kemenag Terkait Dugaan Pelanggaran Pilkada

Pihaknya juga merasa tersinggung dengan sikap dan pernyataan kepala Kemenag Halut, yang cenderung berpihak ke calon tertentu. Olehnya itu, Fuji  mendesak agar Bawaslu agar transparan menangani kasus ini.

“Bawaslu harus serius menangani kasus yang melibatkan pejabat Kemenag, karena dianggap sudah mencederai asas-asas demokrasi di Halut,” tuntutnya.

Berikut tuntutan massa aksi. Pertama : Mendesak Bawaslu Halmahera Utara segera memprose Kepala Kemenag, Abdurrahman Ali, yang mengajak mendukung salah sata paslon Bupati Halut dan Paslon Gubernur Malut. Kedua, mendesak Abdurrahman Ali segera melakukan klarifikasi terkait pernyataannya, dan ketiga, Netralitas ASN harus dijunjung tinggi dalam Pilkada Halut Tahun 2024.

BACA JUGA  Perangkat Desa Dilarang, BPD Bebas Mendukung Paslon di Pilkada

Selain menggelar unjuk rasa di depan kantor Bawaslu, aksi unjuk rasa APPD juga menyasar kantor Kanwil Kemenag Halmahera Utara. Sayangnya, saat berorasi di depan kantor Kemenag, massa aksi tak menemui Abdurrahman Ali. Di kantor Kemenag Halut, pengunjuk rasa diterima oleh Kepala Tata Usaha, Hi. Rustam Djafar.

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah