Soal Dugaan Pemotongan Dana BOS di Taliabu, Akademisi : Jangan Pakai Kekuasaan untuk Cari Untung 

Bobong, Maluku Utara- Publik turut menyoroti dugaan pemotongan dana bantuan operasional sekolah (BOS) yang diduga dilakukan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Pulau Taliabu terhadap 122 sekolah baik SD dan SMP di daerah itu. 

Akademisi Fakultas Ekonomi Unkhair Ternate, Muamil Sunan kepada mengatakan, dana Bos merupakan program pemerintah Indonesia untuk menstimulasi keuangan sekolah di seluruh Indonesia. 

BACA JUGA  Kajati Malut : SDM di Kejari Halut Masih Kurang

Selain itu, dana BOS dapat digunakan untuk biaya operasional sekolah seperti gaji guru dan karyawan, kebutuhan belajar mengajar, seperti buku dan alat tulis, serta keperluan lainnya contoh biaya listrik, air, dan perawatan gedung sekolah. “Pemotongan yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan Taliabu harusnya punya alasan yang mendasar, karena pastinya berdampak terhadap proses belajar mengajar di sekolah,” kata Muamil via WhatsApp, Selasa (10/9/2024).

BACA JUGA  'Tasumbat' di Keuangan, Pemkab Taliabu Belum Bayar Ganti Rugi Lahan dan Tanaman Warga 7 Desa
chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah