Soal 6 Jabatan yang Dilelang Era Al Yasin, Pj Gubernur Malut tak Mau Gegabah 

Walaupun tak menjelaskan secara gamblang konflik yang dimaksudkan, tetapi Pj Gubernur Samsuddin A. Kadir mengatakan bahwa untuk melanjutkan asesmen 6 jabatan tersebut perlu sebuah keputusan bijak yang diambil tanpa buru-buru.

“Tidak mungkin kita melantik separuh lalu meninggalkan separuh, tidak mungkin kita tidak menghargai mantan gubernur, begitu juga tidak mungkin kita tidak menghargai kerja-kerja Pansel. Ini perlu ada diskusi-diskusi sehingga kita tidak melanggar aturan,” kata Samsudin, Senin (29/7/2024). 

BACA JUGA  Ketua DPRD Ternate Minta BK Tindak Anggota yang Umroh Tanpa Izin, NS : Ibadah Tak Perlu Lapor

Menurutnya, untuk yang dilakukan saat ini yaitu mengkroscek langsung  apakah orang-orang yang lolos ke tiga besar itu ada keterkaitan dengan Pansel atau tidak. “Jadi saya sedang mencari tahu kalau memang betul ada informasi seperti itu maka saya bisa saja tidak menyetujui dan akan kembali membuka ulang, jika Pansel diduga turut main terkait persoalan ini,” tegas Samsudin. 

BACA JUGA  Realisasi Dana Transfer di Wilayah Malut Capai 79,69 Persen, Kota Ternate Tertinggi
chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah