LSM Hingga Akademisi Soroti Dugaan Pungli di SMAN 1 Halmahera Tengah

- Editor

Rabu, 26 Juni 2024 - 03:30 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kampanye  anti pungli di sekolah (foto ilustrasi)

Kampanye anti pungli di sekolah (foto ilustrasi)

Weda, Maluku Utara- Perbuatan Pungli (Pungutan Liar) di sekolah merupakan salah satu perbuatan yang melanggar hukum. Pungli jelas diatur dalam Undang-Undang Nomor 20 tahun 2021 tentang korupsi pasal 12 huruf e. 

Dalam Perpres Nomor 87 Tahun 2016 juga sudah ada tentang Satgas Siber Pungli. Begitu juga dalam Permendikbud Nomor 75 tahun 2016 tentang komite sekolah. 

Pemerintah saat ini tengah serius melakukan pemberantasan pungutan liar (Pungli) sampai ke akar-akarnya, karena perbuatan tersebut mampu merusak tatanan bangsa. Praktek tersebut sering terjadi berbagai instansi, lembaga dan institusi baik daerah ataupun pusat. Seperti halnya yang terjadi di lembaga pendidikan SMA Negeri 1 Weda Halmahera Tengah Maluku Utara.

Berdalih Sarpras untuk biaya mobiler, pihak sekolah dan komite melakukan pungutan terhadap peserta siswa baru dengan nominal Rp 500 per siswa. 

Hal tersebut tentunya tidak dibenarkan dalam Permendikbud Nomor 44 Tahun 2012 tentang pungutan dan sumbangan biaya pendidikan apabila hal tersebut terbukti dilakukan oleh pihak sekolah maka harus diberikan sanksi administratif juga bisa diterapkan pasal 54 -58 Undang-Undang Nomor 25 tahun 2009.

BACA JUGA  Fakta Baru Saat Rapat Komisi I DPRD dengan Dishub dan Perindag Kota Ternate Soal Lapak

Berita Terkait

BUMDes di Pulau Taliabu Bakal Dibekali Mobil Operasional
Rapat Evaluasi MCP, KPK Tekankan Ini ke Pemprov Malut
BAHIM di Kota Ternate tak Kebagian Jatah Hotmix Tahun Ini
Pertengahan Tahun 2024, PAD Kota Ternate Belum Capai 50 Persen
Bupati Halteng Tunjuk Muksin Jabat Plt Camat Kota Weda
Terkendala Anggaran, Pemda Halut tak Mampu Perbaiki Jalan Rusak di Titik Ini
PKB Resmi Dukung Petahana di Pilkada Kepulauan Sula
Sasar Dugaan Pencucian Uang, KPK Periksa Anak Eks Gubernur Malut
Berita ini 188 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 Juli 2024 - 23:06 WIT

BUMDes di Pulau Taliabu Bakal Dibekali Mobil Operasional

Selasa, 16 Juli 2024 - 22:41 WIT

Rapat Evaluasi MCP, KPK Tekankan Ini ke Pemprov Malut

Selasa, 16 Juli 2024 - 21:03 WIT

BAHIM di Kota Ternate tak Kebagian Jatah Hotmix Tahun Ini

Selasa, 16 Juli 2024 - 20:16 WIT

Bupati Halteng Tunjuk Muksin Jabat Plt Camat Kota Weda

Selasa, 16 Juli 2024 - 19:41 WIT

Terkendala Anggaran, Pemda Halut tak Mampu Perbaiki Jalan Rusak di Titik Ini

Selasa, 16 Juli 2024 - 19:33 WIT

PKB Resmi Dukung Petahana di Pilkada Kepulauan Sula

Selasa, 16 Juli 2024 - 17:31 WIT

Sasar Dugaan Pencucian Uang, KPK Periksa Anak Eks Gubernur Malut

Selasa, 16 Juli 2024 - 14:46 WIT

Kaban BPKAD Malut Ungkap Lambatnya Penyerapan Anggaran Karena Faktor Ini

Berita Terbaru

Kadishub Pulau Taliabu Irwan Mansur (foto/timesindonesia)

Headline

BUMDes di Pulau Taliabu Bakal Dibekali Mobil Operasional

Selasa, 16 Jul 2024 - 23:06 WIT

Nirwan MT. Ali

Headline

Rapat Evaluasi MCP, KPK Tekankan Ini ke Pemprov Malut

Selasa, 16 Jul 2024 - 22:41 WIT

Proses pelaksanan sunatan massal pada lokasi MIT Mutiara Bangsa Waiheru

Advertorial

YBM PLN UIW MMU Gelar Khitan Massal Bagi 188 Anak di Ambon

Selasa, 16 Jul 2024 - 22:36 WIT

Kepala Dins PUPR Kota Ternate Rus'an M. Nur Taib

Headline

BAHIM di Kota Ternate tak Kebagian Jatah Hotmix Tahun Ini

Selasa, 16 Jul 2024 - 21:03 WIT

error: Konten diproteksi !!