Derita ASN Pemprov Malut Jelang Ramadhan

Sementara itu, berdasarkan pantauan Haliyora.id, tampak umpukan sampah yang berserahkan di lantai satu kantor Gubernur Maluku Utara belum juga di bersihkan pasca protes ASN terkait TPP pada Senin (04/03) kemarin.

Sala satu cleaning service saat di temui mengaku tak berani membersihkan sampah yang berserakan itu. Mereka diancam oleh para ASN apabila sampah-sampah iti dibersihkan maka mereka akan kembali membuang sampah lebih banyak. 

“Kami tidak berani bersihkan sampah sampah itu,” ungkap salah satu cleaning service.

BACA JUGA  Wali Kota Ternate Tunjuk Pelaksana Tugas di 3 OPD

Salah satu ASN kepada wartawan menegaskan Rabu besok, para ASN akan kembali melakukan aksi besar-besaran sampai tuntutan mereka soal tunggakan TPP selama 4 bulan itu dibayar pemerintah.

“Jangan main-main, kami juga meminta penjelasan apakah betul penghapusan TPP dua bulan itu benar apa tidak,” tegas Dar, salah seorang ASN.

Menurut Dar, tentunya para ASN menghadapi bulan suci Ramadan yang tinggal menghitung hari, sementara harga kebutuhan pokok saat ini melambung tinggi.

BACA JUGA  Final, Utang Diakomodir Rp 400 Miliar, Sekda Malut : Pekan Depan APBD 2024 Dipastikan Jalan

“Jadi gubernur dan sekda harus perhatikan nasib ribuan ASN di Pemprov Malut,” tandasnya.

Juru bicara kantor Gubernur Maluku Utara Rakhwan K. Suamba yang dikonfirmasi wartawan mengatalan, perihal keberadaan Plt Gubernur dan Sekda di luar daerah karena mengikuti kegiatan-kegiatan penting. 

“Kemarin ada kegiatan di Kementrian Agraria dan Tata Ruang, BPN mengundang gubernur dan sekda dan 12 pimpinan OPD rapat soal rancangan peraturan daerah tentang rencana tata ruang wilayah Provinsi Maluku Utara,” kata Rahwan. 

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah