Ini Tanggapan Kasatpol PP Morotai Soal Pemotongan Gaji Anggotanya

Saat ditanya, gaji anggota Satpol dan Damkar itu yang dipotong itu apakah akan dikembalikan, kata dia, itu tergantung dengan hasil rapat pada hari Senin mendatang.

“Jadi uang yang dipotong itu bukan untuk operasional kantor, tapi digunakan juga untuk reward atau penghargaan bagi anggota yang memenuhi jam kerja full. Jadi saya buat dalam bentuk subsidi silang, bukan gaji mereka di potong lalu digunakan untuk operasional kantor, itu tidak ada. Yang jelas, saya menegaskan bahwa gaji yang terpotong itu tidak ada satu sen pun yang hilang,” pungkasnya. 

BACA JUGA  Statemen Ketua DPD Gerindra Malut Dianggap Sesat dan Bikin Gaduh Internal Partai

Sementara itu, Plt Sekda Pulau Morotai, Suriani Antarani mengaku telah mendapatkan informasi tersebut.

“Jadi kami sudah dapat informasi, tapi kemudian dicek ternyata itu kebijakan internal dinas terkait dengan kehadiran dan disiplin tenaga honorer,” akunya. 

Meski demikian, Suriani mengingatkan agar yang namanya hak pegawai atau honorer tidak bisa dipangkas tanpa alasan jelas apalagi sudah ada Peraturan Bupati (Perbup) terkait pembayaran non tunai.

BACA JUGA  Kadisdik Halsel Tegaskan Pergantian Kepsek SMPN 7 tak Ada Tendensi Politik

“Kalau memang sanksi yang diterapkan di masing-masing dinas termasuk Satpol-PP, terkait kedisiplinan pegawai, maka harus mengambil langkah yang tepat. Sehingga kebijakan tersebut tidak menjadi temuan di kemudian hari. Sebab bicara keuangan ini sensitif dan menyangkut hak orang,” kata Suriani. 

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah