Soal Gelar Sultan Zainal Abidin Syah, Wawali Tikep Balik Menyebut Pemprov Setengah Hati Berjuang

Kalau sampai sekarang Sultan Zainal Abidin Syah belum ditetapkan sebagai pahlawan Nasional, itu berarti Pemprov Malut tidak ikhlas perjuangkan

Muhammad Sinen (Wakil Walikota Tikep)

Tidore, Maluku Utara- Wakil Walikota Tidore Kepulauan (Tikep) Muhammad Sinen menilai Pemerintah Provinsi Maluku Utara, setengah hati memperjuangkan Sultan Abidin Syah untuk mendapatkan pengakuan sebagai pahlawan nasional sejak diusulkan tahun 2019 lalu.

BACA JUGA  Tuntut TPP, ASN RSUD CB Kembali Unjuk Rasa di Depan Kediaman Gubernur dan Kejati Malut

Menurut Muhammad Sinen, tokoh Zainal Abidin Syah adalah Gubernur Papua Barat pertama semenjak tanah Papua jatuh ke pangkuan RI sehingga penghargaan itu layak diberikan kepada tokoh kharismatik asal Tidore itu.

“Kalau sampai sekarang Sultan Zainal Abidin Syah belum ditetapkan sebagai pahlawan Nasional, itu berarti Pemprov Malut tidak ikhlas perjuangkan. Pemprov itu perpanjang tangan dari pemerintah pusat harusnya memperjuangkannya,” heran Muhammad, Kamis (17/8/2023). 

BACA JUGA  Puluhan Hotel Ternate Ditemukan Tak Miliki IPAL

Ia bahkan menepis pernyataan Kadis Sosial Provinsi Malut, Zen Kasim di media ini di edisi sebelumnya, Rabu 16 Agustus 2023 yang mengaku heran karena Menteri Sosial yang juga kader dari PDIP sebagai penanggungjawab penyematan gelar pahlawan tak bisa merealisasikan usulan itu. 

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah