Menurut Ridwan, alasannya memposting hal tersebut di Facebook tidak lain hanya menasehati salah satu anaknya yang sudah menginjak usia dewasa.
“Anak saya ini sudah dewasa, dia sering pulang pagi. Saya sering nasehati. Saya bilang, lihat dulu-dulu orang yang telanjang-telanjang tapi tidak bermasalah,” terangnya.
Ia juga mengaku siap jika ada yang merasa tersinggung atas postingannya lalu melaporkannya ke aparat penegak hukum.
“Saya terima, saya tidak bisa hindari, itu keputusan Allah. Tapi saya sudah hapus status (postingan Facebook) karena ada masukan dari keluarga,” pungkasnya.
Ketika disinggung soal desakan pencopotan dirinya dari jabatan Camat Mandioli Selatan atas ujaran dugaan penistaan ini, Ridwan mengaku pasrah.
“Biar sudah, tidak apa, Tuhan yang atur, saya masih muda dan pangkat sudah tinggi, kasih kesempatan ke orang lain lagi,” begitu kata Ridwan.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!