Diduga Hirup Gas Beracun, 3 Pekerja Tambang Ilegal di Kasubibi Meregang Nyawa

Labuha, Maluku Utara– Tambang emas ilegal di Desa Kusubibi, Kecamatan Bacan Barat, Halmahera Selatan, kembali menelan tiga (3) korban jiwa.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Haliyora.id menyebutkan, kecelakaan kerja ini terjadi pada Selasa malam (4/7/2023).

Ketiga korban tersebut dinyatakan meninggal akibat menghirup zat asam di kedalaman sekitar 10 meter dan majuan (parit) ratusan meter. 

BACA JUGA  Kasus Suap Eks Gubernur Malut, Adik dari Caleg Terpilih Pakai Norek Teman Kampus Tampung Duit Segini

Kasat Reskrim Polres Halsel, Iptu Dwi Aryo Prabowo saat diwawancarai Haliyora via telepon membenarkan hal tersebut.

“Iya, kami mendapatkan laporan Polsek Kecamatan Bacan Barat bahwa ada tiga korban di tambang Kusubibi, tapi penyebabnya kami belum dapat memastikan,” singkat Aryo sambil mengarahkan konfirmasi lanjut ke Kapolsek Indari yang berada di TKP, Kamis (6/7/2023).

BACA JUGA  Ditunjuk Jabat Plt Kadis P2KB Taliabu, Nurbintang 'Tancap Gas' Rumuskan Program 100 Hari Kerja Sasha-Yasir
chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah