Inisiatif rapat yang dimotori Apdesi ini kata Iswadi, bahkan mendapat sejumlah saran, masukan dan juga kritikan dari keterwakilan OKP/Ormas dan LSM yang hadir dalam pertemuan tersebut.
Misalnya Sekretaris Umum Makayoa, Mahdi Jasim menyarankan kepada Ketua Apdesi yang bakal dilantik pada 22 Juni 2023, agar lebih fokus terkait manajemen dan kepemimpinan dalam organisasi.
“Sebab dalam beberapa tahun terakhir ini kita lihat Apdesi terlihat fakum sehingga butuh manajemen kepemimpinan organisasi dari Ketua Apdesi saat ini untuk bisa membawa organisasi ini bisa lebih baik lagi kedepan, karena Apdesi ini sangat luar biasa bisa menampung 249 kepala desa di Halsel,” tuturnya.
Sementara itu, Tenaga Ahli Profesional Pendamping Desa Halsel, Edi Udin, berharap Apdesi bisa bersinergi dengan pendamping desa, sebagaimana perintah Undang-Undang Nomor 6 tentang Desa.
“Saya juga berharap agar Apdesi bisa menjadi payung bagi seluruh Kades di Halsel dalam kerja-kerja pemerintahan dan pemberdayaan di desa untuk membangun desa dan Halsel,” imbuhnya.
Dirinya juga menyarankan agar kepala desa tidak lagi membiasakan diri melakukan pinjaman uang ke para rentenir yang dengan konsekuensi bunga yang cukup tinggi.
“Saran saya stop sudah budaya pinjam uang di rentenir, ada baiknya Apdesi buat koperasi biar bisa memudahkan para kades yang butuh uang bisa langsung ke koperasi Apdesi jangan lagi di rentenir lokal,” sarannya.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!