Terkait tuduhan terhadap Ibu Aisia Umanahu, Ajhar Wambes dan Muhammad Taib Samuda, yang menggunakan ilmu hitam, itu tidak benar.
AKP Ayub Patty (Kabag Operasi Polres Kepsul)
Sanana, Maluku Utara– Tangis Aisia Umanahu langsung pecah saat tiba di rumahnya. Bukan hanya karena karena sedih melihat kondisi rumahnya yang dibakar orang tidak dikenal (OTK), dimana seluruh perabotan telah hangus dilahap si jago merah.
Ya, Aisia dan keluarga mungkin bisa lega bisa kembali ke rumahnya pasca pembakaran rumahnya itu. Aisia sekeluarga terpaksa harus dievakuasi untuk diamankan, pasca merebaknya tudingan ilmu hitam pada keluarga keluarga warga desa Mangon, Kecamatan Sanana, Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) itu.
Aisia dan keluarga bisa kembali ke rumahnya pasca dilakukannya mediasi oleh Polres bersama pemerintah kabupaten setempat bersama warga Desa Mangon, Sabtu (11/3/2023) pagi.
Dua hari menjalani mediasi sejak Jumat, akhirnya tercapai kesepakatan damai untuk memulangkan keluarga itu ke rumahnya.
Kapolres Kepsul, AKBP Cahyo Widyatmoko melalui Kabag Operasi, AKP Ayub Patty di aula Polres Kepsul dalam sambutannya saat melaksanakan mediasi menyampaikan dugaan terhadap keluarga yang memakai ilmu hitam tidaklah benar.
“Terkait tuduhan terhadap Ibu Aisia Umanahu, Ajhar Wambes dan Muhammad Taib Samuda, warga Desa Mangon, Kecamatan Sanana, Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara, yang menggunakan ilmu hitam, itu tidak benar,” tegasnya.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!