Hanya kita di Maluku Utara dan NTT yang ditunjuk Kemenhub dalam program peningkatan keterhubungan sebagai daerah kepulauan di Indonesia Timur,
Armin Zakaria (Kepala Dinas Perhubungan Malut)
Sofifi, Maluku Utara- World Bank atau Bank Dunia dikabarkan tertarik memberikan dukungan ke Provinsi Maluku Utara (Malut) berupa pembangunan kapal dan pelabuhan. Dukungan ini dalam rangka meningkatkan konektivitas di daerah kepulauan.
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Maluku Utara, Armin Zakaria mengatakan, daerah ini sebelumnya tidak masuk dalam daftar program tol laut yang digagas Kementerian Perhubungan RI yang bekerjasama dengan Bank Dunia.
“Jadi hanya dua daerah di wilayah Indonesia Timur yang ketiban proyek ini yakni Nusa Tenggara Timur atau NTT dan Maluku,” kata Armin kepada Haliyora.id, Senin (6/3/2023).
Belakangan, kata Armin, jatah untuk Maluku digeser ke Maluku Utara lantaran Maluku sudah memiliki proyek lumbung ikan nasional.
“Sehingga hanya kita di Maluku Utara dan NTT yang ditunjuk Kemenhub dalam program peningkatan keterhubungan sebagai daerah kepulauan di Indonesia Timur,” jelasnya.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!