Nilai “Buka Harga” Lahan Fantastis, Pembangunan Terminal di Payahe Terhambat

Masih dalam tahap negosiasi karena pemilik lahan  minta bayarannya tinggi sebesar 500 juta lebih.

Muslihin (Kadis Perkimtan Kota Tikep)

Tidore, Maluku Utara– Pembangunan terminal type C yang rencananya akan dibangun di Kelurahan Payahe, Kecamatan Oba, Kota Tidore Kepulauan (Tikep), Provinsi Maluku Utara (malut), dilaporkan masih terkendala dengan persoalan lahan.

Ini karena nilai jual lahan yang ditawarkan pemilik kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Tikep terbilang fantastis yaitu sebesar 500 juta lebih untuk satu hektar lahan yang akan dibebaskan di belakang Kantor Polsek Oba itu.

BACA JUGA  Sah ! Sahril Tahir Ganti Posisi Wahda di DPRD Malut

“Masih dalam tahap negosiasi karena pemilik lahan  minta bayarannya tinggi sebesar 500 juta lebih,” ungkap Kepala Dinas Perkimtan Kota Tidore Kepulauan, Muslihin, saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (9/2/2023).

Kendati demikian, Muslihin memastikan jika proses negosiasi harga lahan ini selesai, maka proses pembayaran sudah bisa dilaksanakan pada triwulan ke II bulan April tahun 2023 ini.

BACA JUGA  Anggaran Untuk Lahan Bandara Taliabu tak Masuk APBD 2024

“Kami masih negosiasi harganya agar pemilik lahan mau menjualnya dibawah Rp 500 juta,” tandasnya. (RY-2)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah