Sanana, Maluku Utara- Dinas Kesehatan (Dinkes) mencatat pada bulan April dan Mei tahun 2022 kasus diare di Kepulauan Sula meningkat.
Kepala Dinas Kesehatan Kepulauan Sula, Suryati Abdullah kepada Haliyora mengatakan, dalam dua bulan terakhir tercatat sudah 57 kasus diare di 12 kecamatan. “Dan, rata-rata menyerang anak dan balita,” terangnya, Jum’at (20/05/2022).
Meski demikian, kata Suryati, sejauh ini penderita diare di Kepulauan Sula belum ada yang meninggal dunia.
“Untuk meninggal dunia akibat diare atau KLB itu belum ada, tapi kalau dilarikan ke Puskesmas dan RSUD sebanyak 57 penderita,” terangnya.
Dikatakan, saat ini Dinas Kesehatan Kepulauan Sula melakukan langkah pencegahan dengan memberikan obat-obatan ke penderita sambil mensosialisasikan cara-cara pencegahan penyakit diare dengan menjaga pola makan.
“Untuk langkah pencegahan, kami selalu berikan obat kepada penderita diare serta mensosialisasikan kepada masyarakat agar menjaga pola makan bagi keluarga bayi dan balita selalu melakukan sosialisasi dan memberikan obat-obatan kepada penderita diare
“Langkah kami untuk menangani kasus ini ialah memberikan oralit dan melakukan sosialisasi terkait pola makan yang baik kepada keluarga anak dan balita,” jelasnya. (Sarif-1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!