NTP di Malut Naik

- Editor

Kamis, 17 September 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ternate, Haliyora.com

Indeks harga barang dari hasil produksi Petani di Propinsi Maluku Utara (Malut) mengalami kenaikan di bulan Agustus jika dibandingkan bulan sebelumnya (Juli), tahun 2020.

Kenaikan harga hasil produksi petani ini terlihat dari data yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) Malut, dimana dalam data tersebut, nilai tukar Petani (NTP) di bulan Agustus sebesar 95.82, naik 0.26 persen dibandingkan bulan lalu (juli) sebesar 95.57.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal ini disampaikan Kepala BPS Malut Abdurrahman Sahid dalam rilis yang diterima Haliyora.com, Kamis (17/9). Abdurrahman menyampaikan, kenaikan NTP di Malut disebabkan indeks yang diterima petani sebesar 0.26 persen.

BACA JUGA  Tingkat Pengangguran di Maluku Utara Meningkat

Angka kenaikan tersebut didapat dari indeks yang diterima lewat hasil produksi petani pada kelompok subsektor tanaman pangan sebesar 1, 40 persen, subsektor tanaman perkebunan Rakyat sebesar 0,29 persen, dan NTP subsektor perikan sebesar 1,41 persen.

“Semua subsektor mengalami kenaikan kecuali subsektor Hortikultura dan peternakan mengalami penurunan,”ungkap Abdurrahman lewat rilisnya.

Lanjutnya, untuk indeks komsumsi rumah tangga (IKRT) di Maluku Utara pada agustus 2020 terjadi penurunan sebesar 0,03 persen. Ini disebabkan oleh penurunan IKRT pada kelompok pengeluaran makanan, minuman, dan tembakau sebesar 0,09 persen.

BACA JUGA  Ekspor Maluku Utara Pada Januari 2022 Sebesar US$ 675,09 juta

Sedangkan untuk Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Petani Malut, mengalami kenaikan pada bulan Agustus sebesar 96,73 atau mengalami kenaikan 0,22 persen jika dibanding bulan sebelumnya (Juli) yang mentok pada angka 96,52. (Riko_2)

Berita Terkait

Tokuwela, Ritual Sakral yang Jadi Simbol Gotong-royong Suku Galela di Halmahera Utara
Begini Cara Warga Igobula di Halmahera Utara Merawat Warisan Leluhur
Tim Kemitraan BPK Wilayah XXI Maluku Utara Dorong Igobula di Halut Jadi Desa Budaya
Pakaian Adat Sula Resmi Dirumuskan, Ini Motif dan Desainnya
Kepulauan Sula Bakal Punya Pakaian Adat Tersendiri, Didesain dari Budaya Empat Soa
Ikon Wisata di Pulau Morotai Itu Akhirnya Difungsikan Setelah Mati Suri
Sekolah Rakyat ‘Jadul’ dan Sekarang
Sanggar Gogaro Nyinga Inisiasi Pembangunan Rumah Adat Bangsaha di Galela
Berita ini 25 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 17 Desember 2025 - 20:11 WIT

Tokuwela, Ritual Sakral yang Jadi Simbol Gotong-royong Suku Galela di Halmahera Utara

Rabu, 17 Desember 2025 - 18:01 WIT

Begini Cara Warga Igobula di Halmahera Utara Merawat Warisan Leluhur

Rabu, 17 Desember 2025 - 15:31 WIT

Tim Kemitraan BPK Wilayah XXI Maluku Utara Dorong Igobula di Halut Jadi Desa Budaya

Rabu, 3 Desember 2025 - 17:06 WIT

Pakaian Adat Sula Resmi Dirumuskan, Ini Motif dan Desainnya

Senin, 18 Agustus 2025 - 12:23 WIT

Kepulauan Sula Bakal Punya Pakaian Adat Tersendiri, Didesain dari Budaya Empat Soa

Berita Terbaru

Sekkot Ternate, Rizal Marsaloy.

Headline

Jelang Audit BPK, Sekkot Ternate Minta OPD Proaktif

Kamis, 15 Jan 2026 - 20:26 WIT

error: Konten diproteksi !!