Jelang Idul Fitri Harga Kanari Mahal

  • Whatsapp
Salah Satu Pedangang Kenari (foto: Riko/Haliyora.com)

Ternate, Haliyora.com

Kenari merupakan salah satu hasil bumi asli Maluku Utara yang disukai banyak orang. Buah kenari banyak dijumpai di pulau Makian, Kabupaten Halmahera Selatan. Jika dilepaskan dari kulitnya yang keras, isi buah kenari seperti jenis kacang-kacangan.

Bacaan Lainnya

Seperti kacang, kenari dapat langsung dimakan. Tapi biasanya isi kenari lebih banyak dijadikan bahan untuk campuran berbagai jenis kue. Dan kue yang dicampur kenari banyak disukai, karena enak rasanya. Tak heran, jika menjelang lebaran harga kenari mulai naik.

Pantauan Haliyora.com di pasar tradisional Bastiong, pada Kamis (14/05/2020), harga kenari sudah mulai naik di hari kesepuluh terakhir Ramadhan. Ibu-ibu mulai membeli kenari untuk membuat kue persiapan lebaran Idul Fitri.

Seperti disampaikan Ramla, pedagang pasar Bastiong. Ia mengatakan harga kanari yang ia beli dari pemasok Rp 80/kg, dan dia menjual kembali dengan harga 90/kg. Ia juga menjual eceran per cupa Rp 20 ribu.

Memasuki bulan suci Ramadhan, harga kenari mulai naik. Sekarang, kata Ramla, para pemasok sudah menjual Rp 115/kg sehingga ia menjual Rp 130/kg. Sementara harga eceran per cupa Rp 25.000.

“Sebelum puasa, tong beli dari orang yang bawa dari Makeang tu Rp 80.000/kg, jadi tong jual Rp 90/kg. Kalau satu cupa tong jual Rp 20.000. Tapi sekarang so nae. Tong ambe satu kilo 115 ribu, jadi tong jual 130.000. Kalau satu cupa sekarangan so 25.000,” urai Ramla.

Katanya, kenaikan harga kanari ini karena menjelang lebaran dan banyak yang butuh, kemudian karna saat ini belum musim kenari sehingga stoknya berkurang.

“Sekarang ini cari kanari ini susah karena belum ada musim. Baru so dekat-dekat lebaran bagini banyak yang cari,” ujar Ramla. (Riko)

Pos terkait