Korban Banjir Bandang, Desa Laiwui Halsel Belum Tersentuh Bantuan

  • Whatsapp

Halsel, Haliyora.com

Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Halmahera Selatan (Halsel), Kamis (6/8) kemarin, kembali menyalurkan Bantuan sembako di 12 Desa dan satu Dusun yang terdampak banjir dengan memberikan bantuan berupa sembako buat Masyarakat yang terdampak banjir yang terjadi pekan kemarin.

Bacaan Lainnya

Desa-desa yang terdampak banjir bandang akibat tingginya curah hujan pada dua pekan kemarin yakni Desa Kuwo, desa gane luar, desa pasipalele, desa doro, desa balitata, desa arumamang, desa laiwui, desa Aer mangga, desa foya, desa lalubi, desa Madopolo timur, desa Madopolo tengah dan tambahan satu Dusun Marimoi Kecamatan Gane Barat.

Kepala Dinas BPBD Halsel Daud Jubedi, saat dikonfirmasi melalui telepon genggam, Jumat (07/8), mengatakan bahwa bantuan sembako kepada 12 desa tersebut berupa beras, daun teh, gula, dan minyak goreng untuk membantu ekonomi masyarakat korban banjir bandang.

Daud menegaskan bahwa penyaluran sembako sebagai bentuk kepedulian Pemda Halsel melalui BPBD kepada warga korban banjir di sejumlah desa tersebut.

“Ini sudah kali kedua BPBD Halsel menyalurkan bantuan sembako kepada warga Korban Banjir, karena sebelumnya penyaluran sembako sudah dilakukan di 12 Desa yang sama dan satu Dusun terkena banjir bandang,” ungkap Daud.

Terpisah, Kepala Desa Laiwui Kecamatan Obi Abdul Kahfi Nusin, mempertanyakan penyaluran batuan yang disalurkan BPBD Halsel. Pasalnya sampai saat ini, desa Laiwui belum tersentuh penyaluran sembako dari Pemda Halsel melalui BPBD yang disebut Daud Djubedi.

“Kalau sudah disalurkan pasti saya sebagai kepala Desa akan dihubungi. Jadi setahu saya warga korban banjir di desa Laiwui belum mendapatkan bantuan sembako dari Pemda,”ungkap Kahfi membantah pernyataan Kepala BPBD.

Kahfi mengaku, pernah memasukkan data terkait warga korban banjir yang ada di desa Laiwui kepada pihak BPBD Halsel, akan tetapi belum direspon hingga saat ini. (Asbar)

Pos terkait