Rencana Geser Anggaran, Walikota Dinilai Lambat Bertindak

  • Whatsapp

Ternate, Haliyora.com

Walikota Ternate, Burhan Abdurrahman mengatakan pemerintahannya tengah menyiapkan Skenario anggaran baru untuk penanganan Covid-19.

Bacaan Lainnya

Ia menyebut bakal menyediakan dana yang cukup besar untuk perangi Covid.

Katanya, rencana refokusing akan didiskusikan dengan akademisi. Itu karena sejumlah program dan kegiatan yang dananya bersumber dari APBD bakal direfokusing, transfer dana dari pusat juga dikurangi.

Rencana walikota itu dinilai lambat oleh ketua presidium Madopolo Karamat Keluarga Kesultanan Ternate, Roni M. Saleh.

Menurut Roni, Walikota Ternate sangat terlambat melakukan langkah antisipasi terhadap pencegahan pandemi covid-19.

“Mengapa walikota menunggu hingga 29 warganya terkonfirmasi positif Corona baru mau mendiskusikan pergesaran anggaran untuk Covid-19,” ungkap Roni menyoal.

Roni memaparkan, saat ini Ternate penyuplai terbanyak jumlah pasien positif Corona dengan 29 pasien dari 54 pasien positif di Maluku Utara,” itu kan lebih dari separuh,”tandasnya.

Lagi pula, sekarang sudah ada trasmisi lokal, dan ini adalah ancaman baru yang butuh kecepatan antisipatif.

“Oleh Karena itu menurut saya, Pemkot Ternate sangat lamban bertindak. Masa anggaran Covid baru mau dikaji, sementara korban semakin hari kian bertambah, dan virus Covid tidak menunggu hasil kajian,” tandas Roni.

Menurut Roni, situasi darurat saat ini butuh pengambilan keputusan yang cepat , tepat dan berani.

Soal anggaran penanggulangan Covid-19, sambung Roni, itu sudah jelas regulasinya, yakni Instruksi presiden Nomor 4 Tahun 2020 tentang Refocusing Kegiatan, Realokasi Anggaran serta Pengadaan Barang dan Jasa dalam rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

“Inpres no 04/2020 tersebut menjadi pedoman bagi seluruh kepala daerah yang wilayahnya terkena dampak secara langsung ataupun tidak langsung wabah corona dan memerlukan tindakan pencegahan, penanganan dan pemulihan,”terangnya.

Walikota Ternate dianggap mempermainkan waktu dalam kondisi warga Ternate berjuang menghadapi serangan wabah Corona yang semakin mengkhawatirkan.

“Jangan bermain- main dengan waktu. sekali lagi saya katakan, ini kondisi darurat, butuh kecepatan dan ketepatan bertindak, bukan pengkajian dan diskusi,”tutup Roni. (red)

Pos terkait