Di Taliabu, 5 Siswa SMA Dinyatakan Tidak Lulus

  • Whatsapp

Taliabu, Haliyora.com

Hasil Ujian sekolah SMA/SMK sederajat, tahun ajaran 2020 secara serentak telah diumumkan.

Bacaan Lainnya

Panitia Ujian Nasional Provinsi Maluku Utara pun sudah menyampaikan hasil kelulusan peserta ujian seluruh SMA/SMK di 10 kabupaten/Kota.

Tingkat kelulusan cukup membanggakan. Rata-rata kelulusan mencapai 100 persen. Namun ada juga yang tidak mencapai posisi itu.

Salah satu Kabupaten yang tingkat kelulusan siswanya tidak mencapai 100 persen adalah Kabupaten Pulau Taliabu.

Kepala Kordinator Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pulau Taliabu, Syukur Kube, S.Pd mengatakan, jumlah siswa peserta Ujian Sekolah di 12 SMA se-Kabupaten Taliabu sebanyak 576 siswa dan yang dinyatakan lulus sebanyak 571. Ada 5 siswa tidak lulus.

“Tapi ini bukan prestasi buruk, karena sebagian besar SMA kelulusannya mencapai 100 persen,”ujar Syukur menghibur.

Syukur menyebutkan ada 9 SMA yang presentase kelulusan siswanya mencapai 100 persen yakni, SMA 1 Taliabu Timur Selatan, SMA 2 Taliabu Timur Selatan, SMA 1 Taliabu Selatan, SMA 1 Lede, SMA 1 Taliabu Utara, SMA 2 Taliabu Utara, SMA 3 Taliabu Utara, SMA Todoli, dan SMA 1 Taliabu Timur.

Sementara hanya 3 SMA yang tingkat kelulusan siswanya tidak mencapai 100 persen.

Tiga SMA itu adalah SMA 1 Taliabu Barat dengan angka kelulusan 98,28. Itu karena dari jumlah 116 siswa peserta ujian terdapat 2 siswa yang tidak lulus. Begitu pula SMA 2 Taliabu Barat, ada 1 siswa dari 16 peserta ujian yang tidak lulus, dengan angka kelulusan 93,75 persen. Hal yang sama terjadi pada SMA 1 Taliabu Barat Laut, dimana 43 siswa peserta ujian, ada 2 siswa yang tidak lulus sehingga angka kelulusan mencapai 95,35 persen

Selain itu, lanjut Syukur, terdapat 6 SMK dengan jumlah siswa peserta ujian sebanyak 194 orang juga dinyatakan lulus 100 persen.

Enam SMK tersebut masing-masing, SMK 1 Taliabu Barat (30 siswa), SMK 2 Taliabu Barat (20 siswa), SMK 1 taliabu selatan (39), SMK Tabona (39 siswa), SMK 1 Taliabu Utara (48 siswa), dan SMK 1 Taliabu Timur (18 siswa).

Terpisah, Ketua Panitia Ujian Nasional Provinsi Maluku Utara, Djainab Tuara mengatakan, angka kelulusan tersebut merupakan keputusan objektif sesuai penilaian guru selama proses pembelajaran. Karena kelulusan siswa ditentukan oleh masing-masing sekolah sesuai Surat Edaran (SE) Mendikbud nomor 4 Tahun 2020 tentang pelaksanaan pendidikan dalam masa darurat Covid-19.

“Maka segala keputusan kelulusan dari pihak sekolah merupakan pertimbangan objektif dari indikator penilaian yang telah diberlakukan,”pungkas Djainab. (Asbar)

Pos terkait