Selain mengajukan ke BNPB, Pemda Sula juga membuka jalur koordinasi dengan Balai Wilayah Sungai Maluku Utara serta Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk memperbesar peluang dukungan anggaran.
Ade menegaskan, langkah ini dilakukan agar pembangunan talud di wilayah rawan bencana seperti Waisakai dapat segera direalisasikan.
“Usulan tidak hanya ke BNPB, tetapi juga kami dorong melalui Balai Wilayah Sungai dan Kementerian PU, semua pintu kami coba,” katanya.
Saat ini, proses pengajuan masih berada pada tahap pengumpulan dan verifikasi data. Pemda berharap usulan tersebut dapat disetujui sehingga penanganan kerusakan infrastruktur akibat banjir bisa segera dilakukan. “Masih dalam tahap usulan, mudah-mudahan bisa diterima,” tutupnya. (RMT/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!