Sanana, Maluku Utara – Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Sula mulai menyiapkan langkah penanganan pascabanjir di Desa Waisakai, Kecamatan Mangoli Utara Timur. Salah satunya dengan mengusulkan pembangunan kembali talud yang rusak ke pemerintah pusat.
Pemda Sula kini tengah merampungkan data dampak bencana sebagai syarat pengajuan bantuan ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Sula, Ade Yudhstira, mengatakan proses pengusulan telah dikoordinasikan dengan pimpinan daerah agar bisa segera ditindaklanjuti.
“Di Desa Waisakai kami sudah berkoordinasi dengan bupati, dan saat ini saya menyiapkan data untuk diusulkan ke BNPB agar penanganan talud yang rusak parah bisa segera dilakukan,” kata Ade saat dikonfirmasi, Senin (12/3/2026).
Menurut dia, data yang disiapkan mencakup lokasi terdampak, tingkat kerusakan, hingga estimasi kebutuhan anggaran. Talud yang diusulkan untuk dibangun kembali memiliki total panjang sekitar 600 meter, masing-masing 300 meter di sisi kanan dan kiri.
“Data ini penting sebagai dasar usulan ke BNPB pusat agar penanganan bisa segera direalisasikan,” ujarnya.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!