Belanja Pegawai Lampaui Batas Ideal, Pemprov Malut Siapkan Strategi Hindari Pengurangan ASN

Sebagai langkah penyesuaian, Pemprov Maluku Utara menyiapkan strategi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dengan meningkatnya pendapatan, proporsi belanja pegawai terhadap APBD diharapkan menurun secara bertahap.

“Kalau pendapatan naik, maka persentase belanja pegawai bisa turun secara alami,” kata Samsuddin.

Langkah ini dinilai menjadi opsi paling realistis dibandingkan melakukan efisiensi melalui pengurangan pegawai.

BACA JUGA  Sekprov Malut Ungkap Alasan 700 Unit RLH Dibangun Pakai Sistem Swakelola

Pemerintah daerah menargetkan penyesuaian struktur anggaran dapat tercapai sebelum 2027, seiring dengan peningkatan kapasitas fiskal daerah.

Samsuddin berharap, kebijakan tersebut dapat menjaga keseimbangan antara kepatuhan terhadap regulasi dan stabilitas tenaga kerja.

“Harapannya, pada 2027 nanti kita sudah bisa menyesuaikan angka tersebut,” ujarnya.

Dengan pendekatan bertahap, Pemprov Maluku Utara berupaya memastikan transisi kebijakan fiskal berjalan tanpa gejolak, terutama bagi aparatur pemerintah yang bergantung pada kebijakan tersebut. (RS/Red)

BACA JUGA  Defisit Pangan 80 Persen, BGN Minta Pemprov Malut Serius Kembangkan Potensi Lokal
chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah