Wabup Taliabu dan Dandim 1510/Sula Tinjau Lokasi Jembatan Air Samada, Warga Sambut Harapan Baru Akses Ekonomi

Bobong, Maluku Utara – Komitmen mempercepat pembangunan infrastruktur di wilayah terpencil kembali ditegaskan melalui aksi nyata di Kabupaten Pulau Taliabu. Wakil Bupati Pulau Taliabu La Ode Yasir, dan Dandim 1510/Sula Letkol Inf. Zulfani, turun langsung meninjau lokasi rencana pembangunan Jembatan Air Samada Kecil yang menghubungkan Desa Todoli dan Desa Natang Kuning, Kecamatan Taliabu Utara, Rabu (25/03/2026).

Peninjauan ini bukan sekadar kunjungan lapangan, melainkan simbol kuat sinergi antara TNI AD dan pemerintah daerah dalam mendorong percepatan pembangunan yang merata, khususnya di wilayah kepulauan seperti Pulau Taliabu.

Proyek pembangunan jembatan yang melintasi Air Samada, atau dikenal masyarakat sebagai Air Buaya, ini menjadi prioritas utama karena dinilai krusial dalam membuka keterisolasian wilayah.

Melalui Kepala Dinas Kominfo, Haruna Masuku, pemerintah daerah menegaskan bahwa pembangunan ini merupakan bagian dari dukungan terhadap program strategis nasional.

BACA JUGA  Upah Belum Terbayar, Sopir Truk di Pulau Taliabu Palang Proyek

“Ini bukan kegiatan seremonial. Ini adalah bentuk komitmen nyata untuk membuka akses antar desa, mempercepat distribusi hasil pertanian, dan menggerakkan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Dengan adanya jembatan ini, akses antara Desa Todoli dan Desa Natang Kuning akan jauh lebih mudah, memangkas waktu tempuh sekaligus menekan biaya logistik yang selama ini menjadi kendala utama warga.

Tampak Wabup Taliabu La Ode Yasir dan Dandim 1510/Sula Letkol Inf. Zulfani beserta rombongan di Sungai Samada

Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah unsur penting, termasuk Dinas PUPR Kabupaten Pulau Taliabu dan pemerintah desa setempat. Kehadiran mereka memastikan perencanaan berjalan matang dan koordinasi lintas sektor tetap solid.

BACA JUGA  Setelah Penantian Panjang, Warga Desa Padang di Taliabu Bisa Nikmati Listrik Gratis

Keterlibatan TNI AD melalui Kodim 1510/Sula menunjukkan peran aktif institusi militer dalam mendukung pembangunan nasional, terutama di daerah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar).

Bagi masyarakat Desa Natang Kuning, Todoli, dan wilayah utara Taliabu, rencana pembangunan ini bukan sekadar proyek, tetapi harapan besar yang telah lama dinantikan.

Warga menyambutnya dengan penuh antusias, mengingat selama ini akses antar desa kerap terkendala kondisi alam dan minimnya infrastruktur.

Wakil Bupati menegaskan kesiapan masyarakat untuk mendukung penuh proses pembangunan agar berjalan lancar hingga selesai.

Pemerintah daerah berharap pembangunan Jembatan Air Samada Kecil dapat segera direalisasikan pada tahun 2026. Proyek ini diproyeksikan menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi baru di Kecamatan Taliabu Utara dan sekitarnya.

“Kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat adalah kunci keberhasilan. Ini bukan hanya soal jembatan, tapi tentang masa depan dan kesejahteraan warga,” tegasnya. (RHM)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah