Bobong, Maluku Utara – Setelah penantian panjang sejak Indonesia merdeka kurang lebih 80 tahun, warga masyarakat Desa Padang, Kecamatan Taliabu Utara, Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara (Malut) akhirnya bisa menikmati aliran listrik. Sebuah ironi di tengah pembangunan yang telah terjadi.
Desa yang berada di wilayah pegunungan ini merasakan penerangan listrik pertama kali tepat pada 1 Oktober 2025. Aliran listrik ini disambut suka cita oleh masyarakat setempat.
Seperti disampaikan oleh Pj Kepala Desa Padang, Imelda Jaflean. Ia menyatakan masyarakat Desa Padang baru bisa merasakan terang lampu listrik setelah pulau tahun penantian tepatnya sejak Indonesia merdeka kurang lebih 80 Tahun. Sementara di wilayah lain begitu luar biasa pembangunannya, tetapi di Desa Padang justru baru kali ini bisa menikmati aliran listrik.
“Setelah puluhan tahun hidup tanpa penerangan listrik, masyarakat setempat akhirnya merasakan terang di rumah mereka,” kata Imelda kepada Haliyora.id, via handphone, Senin (13/10/2025).
Dengan dialirkannya listrik tersebut menjadi sejarah baru bagi Desa Padang. Sebanyak 90 kepala keluarga dari 158 kini dapat menikmati fasilitas dasar yang selama ini hanya menjadi impian mereka.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!