Bobong, Maluku Utara – Pemerintah Desa (Pemdes) Nunca, Kecamatan Taliabu Utara, Kabupaten Pulau Taliabu, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) Tahun 2027 pada Jumat (23/01/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Penjabat (Pj) Kepala Desa Nunca, perangkat desa, Ketua dan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta para Ketua RT.
Pj Kepala Desa Nunca, Yosafat Nepo, SE, mengatakan bahwa Musrenbangdes merupakan forum strategis dalam menyusun Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) dan sebagai bagian dari sinkronisasi dengan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Pulau Taliabu.
“Musrenbangdes menjadi wadah penting untuk menyerap aspirasi masyarakat dalam menentukan prioritas pembangunan desa tahun 2027,” ujar Yosafat.
Ia menjelaskan, sejumlah program prioritas yang diusulkan meliputi pembangunan drainase Dusun I dan Dusun II, pembangunan swering Dusun III, pembangunan tanggul pemecah ombak, rehabilitasi jembatan penghubung antara Dusun I dan Dusun II, pengadaan laptop dan printer, serta pembangunan tanggul air terjun.
Menurutnya, RKPDes disusun berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes), sementara RKPD Kabupaten merupakan penjabaran program prioritas daerah yang selaras dengan RPJMD Provinsi dan RPJMN Nasional.
“RKPDes fokus pada prioritas dan kebutuhan desa, sedangkan RKPD menguraikan program pembangunan daerah yang terintegrasi secara berjenjang,” jelasnya.
Lebih lanjut, Yosafat menambahkan bahwa Musrenbangdes Tahun 2027 juga menitikberatkan pada peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM), pemerataan pembangunan wilayah, serta transformasi ekonomi desa sebagai bagian dari visi pembangunan jangka panjang Desa Nunca.
“Peningkatan SDM, pemerataan wilayah, dan transformasi ekonomi sangat penting untuk mendorong kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Desa Nunca,” tambahnya.
Ia menegaskan bahwa hasil Musrenbangdes akan menjadi dasar dalam penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes), serta menjadi bahan usulan dalam Musrenbang tingkat kabupaten untuk penyusunan APBD. “Diharapkan Musrenbangdes ini dapat menghasilkan usulan pembangunan yang strategis, tepat sasaran, dan berkelanjutan demi kemajuan Desa Nunca,” pungkasnya. (RHM)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!