Dalam rapat tersebut, Kompol Arsad Ali Noh menegaskan pentingnya keterlibatan seluruh pemangku kepentingan dalam penanganan persoalan lingkungan hidup, khususnya yang berkaitan dengan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Selain itu, sejumlah langkah antisipatif juga disepakati, di antaranya pembentukan posko siaga bencana, penyiapan personel gabungan lintas instansi, penyediaan sarana dan prasarana pendukung, serta rencana penertiban terhadap aktivitas pembalakan liar dan pertambangan ilegal.
“Polres Kepulauan Sula juga telah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Sula terkait penyiapan posko siaga bencana,” tambahnya.
Rapat koordinasi tersebut berlangsung aman dan kondusif. Melalui sinergi lintas sektor ini, diharapkan potensi gangguan kamtibmas serta risiko bencana alam di wilayah Kabupaten Kepulauan Sula dapat dicegah sejak dini. (RMT/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!