Selain itu, percepatan pembangunan infrastruktur dasar terus dilakukan di berbagai wilayah, termasuk Pulau Morotai, Halmahera Raya, Kepulauan Sula, Pulau Taliabu, dan Kota Tidore Kepulauan.
Pemerintah Provinsi Maluku Utara juga menunjukkan dukungan penuh terhadap program strategis nasional, di antaranya Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang telah menjangkau lebih dari 100 ribu penerima manfaat, serta percepatan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP).
“Hingga akhir 2025, seluruh 1.185 desa dan kelurahan di Maluku Utara telah menyelesaikan musyawarah khusus, sosialisasi, hingga penerbitan akta notaris koperasi,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Sherly Tjoanda turut menyinggung progres pembangunan Sofifi sebagai ibu kota Provinsi Maluku Utara. Saat ini, pemerintah provinsi tengah menyusun master plan pembangunan Sofifi bersama Bappenas dan Bank Dunia, yang akan menjadi pedoman pembangunan lintas kementerian, provinsi, serta kabupaten/kota.
Di akhir pemaparannya, Sherly Tjoanda menegaskan pentingnya komitmen bersama, sinergi lintas sektor, serta integrasi program antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, guna memastikan seluruh target pembangunan tahun 2026 dapat tercapai secara tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Maluku Utara. (RS/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!