Naik 1,89 Persen, Perawatan Pribadi Jadi Penyumbang Terbesar Inflasi di Maluku Utara

Menurutnya, Inflasi y-on-y terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya indeks pada tujuh kelompok pengeluaran, yaitu kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 7,01 persen, kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 4,67 persen, kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 2,39 persen, kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 2,27 persen, kelompok kesehatan sebesar 1,52 persen, kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 1,37 persen, serta kelompok transportasi sebesar 0,55 persen. 

BACA JUGA  Polisi Buru Terduga Pelaku Pembunuhan Petani Kopra di Halmahera Utara

“Sementara empat kelompok mengalami deflasi, yaitu kelompok pendidikan sebesar 19,71 persen, kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,93 persen, kemudian kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,25 persen, serta kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,03 persen,” paparnya. (RFN/Red)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah