Ternate, Maluku Utara – Pemerintah Pusat menegaskan komitmennya dalam mempercepat program hilirisasi sektor pertanian, khususnya untuk komoditas kelapa dan pala, dengan mengalokasikan anggaran sebesar Rp371 triliun untuk seluruh Indonesia. Program besar ini mendapat sambutan positif dari Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate.
Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian Kota Ternate, Istib Saroh, mengatakan bahwa pihaknya tengah menyiapkan berbagai langkah untuk menyambut pelaksanaan program tersebut di daerah.
“Pada tahun 2026, Kota Ternate akan mendapat alokasi lahan penanaman untuk pala seluas 200 hektare dan kelapa seluas 200 hektare, jadi totalnya 400 hektare,” ujar Istib kepada wartawan.
Selain pengembangan komoditas, Dinas Pertanian Ternate juga tengah mengusulkan bantuan kendaraan roda tiga yang akan digunakan oleh kelompok tani pengolah hasil pertanian.
“Selain petani yang menanam, ada juga kelompok tani yang fokus pada pengolahan hasil, seperti minyak pala, minyak cengkeh, minyak serai, dan minyak kelapa. Ketiganya merupakan komoditas unggulan Kota Ternate. Bahkan, cengkeh ‘Afo’ menjadi satu-satunya varietas yang diakui oleh Kementerian,” jelasnya, Rabu (29/10/2025).

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!