Terkait lokasi penanaman kelapa, terdapat tiga wilayah yang menjadi prioritas, yakni Batang Dua, Ternate Barat, dan Pulau Hiri.
“Untuk kelapa, kami prioritaskan di tiga wilayah itu, dengan total lahan 200 hektare yang akan dibagi sesuai potensi masing-masing daerah,” terangnya.
Istib menambahkan, pembagian wilayah untuk setiap komoditas telah diatur secara terencana berdasarkan potensi lahan di tiap pulau.
“Kami di bidang perkebunan sudah memiliki rencana strategis (Renstra) yang disusun bersama Universitas Khairun (Unkhair). Jadi penanaman tidak dilakukan secara asal-asalan, melainkan berdasarkan kajian,” tegasnya.
Sementara itu, untuk komoditas pala, penyebarannya akan dilakukan di seluruh wilayah Kota Ternate karena hampir semua kawasan memiliki kondisi yang cocok untuk tanaman tersebut.
“Kalau pala, bisa disebar hampir di seluruh wilayah Ternate,” ujarnya.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!