10 Tahun Berlalu, Begini Penampakan Jalan Sayoang-Yaba yang Dikerjakan Pemprov Malut

Labuha, Maluku Utara – Kembali muncul keluhan dari sopir angkot dan petani mengenai kondisi jalan yang menghubungkan Desa Sayoang di Kecamatan Bacan Timur dan Desa Yaba di Kecamatan Bacan Barat Utara, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel). Jalan tersebut kini sudah mengalami kerusakan parah dan dipenuhi lumpur, seperti yang terpantau pada Rabu (17/9/2025).

Kekesalan para sopir angkot dan petani ini disampaikan kepada pihak Pemerintah Provinsi, yang dinilai sering kali mengabaikan perbaikan jalan. Mereka berharap agar pemerintah dapat segera memberikan perhatian dan tindakan nyata demi menjamin ketersediaan infrastruktur jalan yang layak bagi masyarakat setempat.

BACA JUGA  Pemprov Malut Lakukan Refocusing, Ekonom : Perencanaan Anggaran Keliru

Yani (53), seorang petani yang ditemui wartawan, mengaku kesulitan saat mengangkut hasil panen. “Kami petani sini sangat sulit sekali, apalagi ketika cuaca hujan terus menerus. Jalan jadi lumpur dan tidak bisa dilewati,” ungkapnya.

Dia menambahkan bahwa hasil panen dari perkebunan tak dapat dibawa ke ibukota kabupaten akibat kondisi jalan yang rusak. “Iya, hasil panen pertanian kami ada, tapi tidak bisa diangkut ke Labuha karena memang kondisi jalan seperti ini. Kami juga berharap pemerintah provinsi dapat memberikan perhatian kepada kami,” ujar Yani.

BACA JUGA  Diduga Korsleting Listrik, Kantor Bupati Pertama Halsel Ludes Dilalap Api
chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah