Pada babak kedua, sorak sorai suporter Persik Kediri menambah atmosfer Brawijaya yang tampak angker bagi tim tamu. Sorakan itu membuat mental anak asuh Hendri Susilo terlihat kendor.
Tri Setiawan yang dipercayakan memimpin lini tengah, berkali-kali menjatuhkan pemain Persik menambah daftar pelanggaran dan hadiahkan tendangan bebas bagi Persik Kediri.
Hingga menit ke-50 Malut United terus mencari ruang tembak lewat aksi Duo Sayuri dengan Ciro Alves serta Igor di lini sayap, tapi sayang masih bisa dipatahkan pemain belakang Persik.
Peluang emas bagi Malut United baru bisa datang ketika tendangan pojok, dimana bola umpan dari sudut itu mampu dimatangkan Gustavo França pada menit ke-60. Sundulan keras Franca mengalir deras ke dalam gawang yang tak mampu dijaga baik kiper Persik Kediri, skor pun berubah menjadi 2-1.
Meski Malut United merubah skor, tapi upaya menyamakan kedudukan lewat serangan sayap menemui jalan buntu. Malut United harus akui keunggulan tim lawan yang tampil begitu baik. Hingga laga usai, skor tetap 2-1 untuk kemenangan Persik Kediri.
Kekalahan Malut United dari Persik di pekan ke-5 BRI Super League ini adalah menjadi kekalahan kedua mereka saat melakoni laga kandang melawan PSIM Yogyakarta.
Dengan hasil ini maka Malut United terpental ke posisi ke-8 klasmen sementara BRI Super League musim 2025-2026, dengan koleksi total 5 poin, hasil dari 1 kali menang dua kali seri dan dua kali kalah.
Sedangkan Persik Kediri merangkak naik ke posisi 6 klasmen sementara dengan mengoleksi 7 poin dari total 5 kali bermain. Pada puncak klasemen sementara masih nyaman diduduki Persija dengan koleksi 10 poin, posisi kedua Borneo FC dengan koleksi 9 poin, dan di posisi ketiga Arema FC dengan koleksi 8 poin. (Riv/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!