Pernyataan ini kemudian dibantah oleh pihak rumah sakit. “Kerja sama dengan Dinkes Ternate tentu ada tarifnya. Kami tetap membayar ke Dinkes karena memang ada kerja sama untuk pemusnahan limbah medis milik RSUD Chasan Boesoirie,” ujar Wakil Direktur Pelayanan RSUD Chasan Boesoirie, dr. Fasni Halil, saat diwawancarai media pada Kamis (11/9/2025).
Saat ditanya mengenai skema pembayaran yang diterapkan, Fasni mengaku tidak mengetahui secara rinci. Ia menyarankan agar hal tersebut dikonfirmasi langsung ke bagian keuangan rumah sakit. “Skema pembayarannya silahkan ditanyakan ke bagian keuangan,” katanya.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa pembayaran tetap dilakukan sebelum proses pengangkutan dan pemusnahan limbah dilakukan. “Pastinya ada pembayaran, karena untuk pengangkutan dan pemusnahan itu harus ada dana terlebih dahulu,” tambahnya.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!