“Kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan kinerja pengadaan, memperkuat koordinasi antar-UKPBJ, mengidentifikasi kendala di lapangan, serta mencari solusi melalui diskusi bersama. Kita juga ingin memberikan pemahaman komprehensif terkait regulasi, sekaligus berbagi pengalaman dan inovasi dalam meningkatkan kualitas pengadaan,” katanya.
Ia berharap Rakor ini dapat menjadi forum berbagi gagasan, menyampaikan permasalahan, sekaligus merumuskan langkah antisipatif terhadap berbagai kendala yang mungkin muncul dalam proses pengadaan barang/jasa pemerintah di Maluku Utara.
“Harapan saya, pertemuan ini tidak hanya sebatas formalitas, tetapi benar-benar menjadi sarana komunikasi untuk memecahkan masalah sekaligus mengantisipasi tantangan ke depan,” tutup Hairil. (RS/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!