Hanya 3 UKPBJ di Maluku Utara yang Masuk Level Proaktif, 8 Kabupaten Masih Tertinggal

“Kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan kinerja pengadaan, memperkuat koordinasi antar-UKPBJ, mengidentifikasi kendala di lapangan, serta mencari solusi melalui diskusi bersama. Kita juga ingin memberikan pemahaman komprehensif terkait regulasi, sekaligus berbagi pengalaman dan inovasi dalam meningkatkan kualitas pengadaan,” katanya.

Ia berharap Rakor ini dapat menjadi forum berbagi gagasan, menyampaikan permasalahan, sekaligus merumuskan langkah antisipatif terhadap berbagai kendala yang mungkin muncul dalam proses pengadaan barang/jasa pemerintah di Maluku Utara.

BACA JUGA  Listrik Gratis untuk Warga dan UMKM Diperpanjang Hingga Desember 2020

“Harapan saya, pertemuan ini tidak hanya sebatas formalitas, tetapi benar-benar menjadi sarana komunikasi untuk memecahkan masalah sekaligus mengantisipasi tantangan ke depan,” tutup Hairil. (RS/Red)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah