Haliyora.id, Jakarta – Pengungkapan kasus tambang ilegal di Indonesia berpotensi berlanjut. Ini setelah Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian terkait kasus pertambangan ilegal di sejumlah daerah.
Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri, saat ini tengah menyidik perkara tambang ilegal di sejumlah wilayah. Penyidikan ini dilakukan secara paralel setelah pengungkapan sejumlah tersangka dari dua kasus pertambangan ilegal di Kalimantan Timur dan Kalimantan Tengah.
Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Brigadir Jenderal Nunung Syaifuddin mengatakan tengah menyidik perkara di Gorontalo hingga Maluku Utara.
“Di Gorontalo untuk tambang batu galena atau batu hitam dan di Maluku Utara tambang nikel,” ungkap Brigjen Pol. Nunung Syaifuddin, dikutip dari TEMPO, Senin (18/8/2025).
Selain itu, Bareskrim juga tengah menyidik perkara di titik pertambangan batu bara lain di Kalimantan Timur. Sisanya yakni tambang nikel di Sulawesi Tengah hingga tambang batu dan pasir di Jawa Tengah dan Jawa Timur. “Ada juga di beberapa daerah yang sedang kami selidiki, tapi belum bisa kami sampaikan,” ungkapnya.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!