Ia menyikapi hasil temuan yang mengatakan bahwa beberapa anak sungai sudah melampaui baku mutu air serta menindaklanjuti hasil temuan terkait paparan sianida dalam tubuh manusia.
Menurut Fachrudin, jika tim investigasi ini terbentuk maka tim langsung mengidentifikasi perusahaan yang berada di Halmahera Tengah satu per satu agar dapat mengetahui perusahaan mana yang melanggar dan tidak taat prosedur. Mengingat aktivitas pertambangan di sana cukup banyak.
“Di samping itu kami akan verifikasi kegiatan pertambangan di Halmahera Tengah, karena di situ bukan hanya IWIP, karena akumulasi itu kita tidak bisa menyalahkan satu perusahaan di sana, sehingga dengan perkembangan teknologi hari ini mungkin kita dapat mengecek DNA atau sumber pencemarannya,” tutupnya.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!