Pembayaran TPP Nakes RSUD Molor, BPKAD: Permintaan Baru Masuk

Kita tetap bayar tiga bulan duluan sesuai dengan permintaan. Dan SP2D saya sudah tanda tangan, tapi permintaan dari dinas baru dimasukan hari ini

Ahmad Purbaya (Kepala BPKAD Malut)

Sofifi, Maluku Utara- Janji Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara (Malut) untuk membayar tunjangan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) tenaga kesehatan (Nakes) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Chasan Boesoirie selama tiga, hampir dipastikan hanya isapan jempol semata.

Pasalnya, tunggakan TPP yang rencananya dibayar pada bulan Februari 2023, dipastikan tak kunjung dicairkan oleh Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Maluku Utara.

BACA JUGA  OPD Pengelola Retribusi di Ternate Harus Pandai Berinovasi

Kepala BPKAD Malut, Ahmad Purbaya ketika dikonfirmasi Haliyora.id beralasan, belum dicairkannya TPP Nakes RSUD CB karena pihaknya baru menerima permintaan dari Dinas Kesehatan.

“TPP ASN RSUD CB yang yang rencananya akan dibayar pada Februari tahun ini belum bisa diproses sekarang karena permintaan dari Dinkes baru masuk hari ini. BPKAD itu sifatnya pasif bukan aktif. Kita siap membayar kalau ada ada permintaan. Sementara permintaan baru diterima hari ini,” jelas Ahmad Purbaya, di halaman Kantor Gubernur Malut, Senin (27/2/2023).

BACA JUGA  Polda Malut Lacak Aset 2 Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Dana Desa Taliabu 

Purbaya bilang, soal proses pembayaran ini, lamban atau tidak dirinya tak bisa berkomentar, karena tugas BPKAD sifatnya menunggu permintaan dari dinas teknis saja.

“Kita tetap bayar tiga bulan duluan sesuai dengan permintaan. Dan SP2D saya sudah tanda tangan, tapi permintaan dari dinas baru dimasukan hari ini,” tandasnya. (RS-2)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah