Sebelumnya, Sekretaris Daerah Kota Ternate, Rizal Marsaoly, menjelaskan bahwa penataan diperlukan karena banyak lapak UMKM yang masih menggunakan material seadanya seperti tripleks dan kayu.
“Penataan ini menjadi prioritas karena kondisi saat ini belum tertib dan kurang layak. Target kami, seluruh lapak di kawasan Mangga Dua Pantai hingga Toboko bisa tertata rapi tahun depan,” ujar Rizal pada Senin (14/7).
Ia juga menambahkan bahwa tujuan penataan bukan hanya untuk estetika, tetapi juga sebagai bagian dari strategi pemerataan ekonomi di Kota Ternate. “Anggaran penataan lapak UMKM sudah kami siapkan dalam APBD 2026, dengan pagu sekitar 12,5 miliar rupiah,” tutup Rizal. (Mg01/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!