Pengabaian ini diungkapkan Ikbal sebagai pengalaman buruk. Ia meminta agar pemerintah, khususnya Sekda, dapat memberikan pemberitahuan apabila berhalangan hadir, seperti ketika mereka sedang berada di luar daerah. “Agar kedepannya jangan lagi terjadi hal serupa,” tegasnya sembari berharap ada komunikasi yang lebih baik antara eksekutif dan legislatif.
DPRD juga menyesalkan minimnya laporan dari TAPD. Olehnya itu, hal ini harus menjadi perhatian bersama. Ikbal mengingatkan akan pentingnya pembahasan yang dijadwalkan, terutama pertemuan yang akan berlangsung pada 14 Juli mendatang untuk membahas KUA-PPAS.
“Semua anggota Banggar hadir. Sementara pihak eksekutif yang datang ini adalah perwakilan tim TAPD, karena berdasarkan informasi, tim inti semua ada di luar daerah. Tanggal 14 Juli ini kita akan membahas terkait dengan KUA-PPAS, jadi apa yang kita jadwalkan hari ini harus jalan,” tandasnya. (RS/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!