Soroti Kinerja Anggota DPRD Morotai, Akademisi : Wakil Rakyat atau Wakil Kepentingan?

Daruba, Maluku Utara – Kinerja Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pulau Morotai kembali menjadi sorotan. Kritik tajam datang dari kalangan akademisi Universitas Pasifik (Unipas) Morotai, yang mempertanyakan sejauh mana lembaga legislatif itu benar-benar mewakili kepentingan publik.

Dalam pernyataan kepada media, Rabu (25/6/2025), Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Unipas, Risaldi, menilai DPRD Morotai justru lebih aktif membangun resistensi politik terhadap kebijakan eksekutif, ketimbang menjalankan fungsi kontrol terhadap pelayanan publik.

BACA JUGA  37 Perda Disahkan Anggota DPRD Maluku Utara Periode 2019-2024

“Ini bukan sekadar aneh, tapi mencerminkan kaburnya batas antara fungsi pengawasan dengan intervensi politik,” ujar akademisi jebolan Universitas Sam Ratulangi itu.

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah