Ali bahkan meyakini ia akan terpilih sebagai ketua komisi jika saat itu, jika dia bertahan. “Saya menghargai Ketua DPRD, seperti yang disampaikan oleh Pak Said Banyo, ini bukan soal suka atau tidak suka. Saya akui bahwa Yulin Mus adalah orang yang baik, tetapi perlu diingat bahwa kemampuan manajemen organisasi dari seseorang dengan karakter yang disebutkan oleh Said Banyo sangat penting,” ungkit Ali Sangaji.
“Seorang yang ditugaskan oleh fraksi partai untuk menjadi ketua haruslah berdasarkan kualitas yang dimiliki. Ikbal Ruray dari Golkar melihat kualitas yang ada, demikian pula Kuntu Daud yang dipercaya menjadi wakil ketua karena kualitasnya. Bahkan Nini Bopeng dipercaya oleh lembaga ini karena dia memiliki kemampuan yang dibutuhkan untuk memimpin,” sambungnya.
Pada intinya lanjut Ali, kepercayaan dan penilaian terhadap kualitas seseorang dalam organisasi politik tidak hanya bergantung pada hubungan pribadi atau preferensi pribadi, tetapi lebih kepada kompetensi dan rekam jejak yang dimiliki individu tersebut.
“Ini menjadi landasan yang kuat bagi keinginan dan kemajuan organisasi, serta dalam mengambil keputusan yang tepat demi kepentingan bersama,” tutupnya.
Menutup rapat paripurna, anggota Fraksi PAN, Mursid Amalan, menegaskan perlunya ketegasan dari pimpinan DPRD dalam mengeluarkan SK pergantian ketua agar Komisi II dapat kembali bergerak lebih kompak.
Sampai berita ini diturunkan, mantan Ketua Komisi II DPRD Maluku Utara, Yulin Mus, belum dapat dikonfirmasi mengenai situasi ini. (RS/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!