Serapan Anggaran Baru 27 Persen, Alasannya Diungkap Sekprov Malut

Sofifi, Maluku Utara – Hingga saat ini, penyerapan anggaran pemerintah Provinsi Maluku Utara baru mencapai angka 27 persen. Padahal, seharusnya sudah lebih tinggi mengingat saat ini telah memasuki bulan keenam. Hal ini memicu kekhawatiran mengingat Pemprov akan segera menghadapi pembahasan APBD Perubahan 2025.

Sekretaris Daerah (Sekda) Maluku Utara, Samsudin A. Kadir, menjelaskan bahwa keterlambatan penyerapan anggaran disebabkan oleh adanya pergeseran-pergeseran anggaran. Namun, saat ini proses tersebut telah dihentikan, dan gubernur telah menginstruksikan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk segera mengunggah proyek-proyek yang akan dilelang.

BACA JUGA  Pj Bupati Halteng Boyong Ratusan ASN Ikut Bimtek di Jakarta, Loh! Katanya Sudah Undur Diri

“Jika semua proyek sudah dilelang dengan uang muka 30 persen, saya yakin penyerapan anggaran ini akan meningkat,” ungkap Sekda Samsuddin A. Kadir, saat diwawancarai awak media, Selasa (24/6/2025).

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah