KPK Monitor BPJB Malut

Sofifi, Maluku Utara – Rencana pengadaan di pemerintah daerah Maluku Utara mengalami keterlambatan yang signifikan. Hingga saat ini, sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) belum mengunggah dokumen pelelangan ke Biro Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Malut.

Kepala Biro PJB, Hairil Hi, Hukum, menjelaskan bahwa proses pelelangan menjadi fokus perhatian Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK-RI) dalam rapat koordinasi baru-baru ini dengan Pemprov Malut. Ia menghimbau kepada OPD yang belum memasukkan dokumen lelang untuk segera melakukannya.

BACA JUGA  Bawaslu Halmahera Tengah Temukan 9.508 DPT tak Dikenal 

“Dari KPK berharap agar proses pelelangan dilakukan secepatnya, sehingga saya menghimbau kepada OPD yang belum memasukkan dokumen pelelangan untuk segera dimasukan,” pinta Hairil.

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah